Archive for January, 2011

“Avast Internet Security” membuat browsing macet!

26 Januari 2011

Kira-kira dua minggu kemarin body Avast Antivirus (bukan virus definitionnya, tetapi body programnya) terupdate otomatis ataupun manual dari versi 5.0.667 ke versi 5.0.889 dan mengakibatkan setidaknya CorelDraw X5  crash dan tidak bisa dibuka, dan segera setelah itu Avast mengeluarkan update body ke versi 5.1.889 untuk  mengatasi masalah tersebut. Mungkin masih ada hal-hal lain yang ditimbulkan oleh ulah Avast pada update body sebelumnya tersebut selain crash pada CorelDraw pada beberapa pengguna yang lain.

Mengejutkan, hari ini penulis kembali direpotkan oleh Avast Internet Security (versi berbayar di atas versi pro) dimana di dalamnya terdapat fitur firewall, yang mana fitur ini hari ini membuat  tidak bisa browsing ke banyak situs internet. Hanya sebagian kecil situs yang bisa dibuka seperti gmail, sedangkan sebagian besar yang lain tidak bisa. Setelah berkutat beberapa waktu untuk menemukan penyebabnya, ketemu lah biang keladi kegagalan ini yaitu firewall Avast setelah definisinya terupdate otomatis kemarin (25 Januari 2011)

AVAST FREE tanpa firewall engine

Solusi sementara yang bisa dilakukan adalah dengan menonaktifkan firewall engine di Avast Internet Security kita, atau mengaturnya sedemikian rupa di menu Advanced Settings (firewall) sehingga aktivitas browsing kita diloloskan oleh firewall. Akan tetapi cara mengatur firewall di advanced settings ini tidak mudah bagi pengguna komputer kebanyakan. Solusi sederhana adalah dengan mematikan firewall engine dari Avast ini sampai didapatkan atau diperoleh update yang lebih baru untuk memperbaiki kekacauan ini. Cara mematikannya mudah saja, di halaman muka Avast Internet Security (status) memperlihatkan komponen-komponen dari antivirus itu; di baris Firewall, di sebelah kanannya tekan tombol Turn Off. Read more…

Advertisements

Menghilangkan “Live Preview” di Windows 7

17 Januari 2011

Setelah sebelumnya penulis memberikan tips tentang bagaimana membuat Quick Launch di Windows 7, maka tips kali ini adalah mengenai menghilangkan fitur Live Preview di Windows 7. Live Preview adalah fitur di mana ketika kita meletakkan cursor mouse kita ke area taskbar, maka akan muncul otomatis windows kecil sebagai pratinjau dari windows yang aktif di taskbar tersebut. Kurang lebih gambarnya adalah sebagai berikut:

Live Preview standard Windows 7

Memang fitur ini termasuk “canggih” dan diperkenalkan sejak Windows Vista yang lalu. Meskipun canggih, tidak semua user menyukai fitur ini, seperti penulis misalnya,yang merasa fitur ini lebih banyak mengganggu daripada membantu. Alasannya adalah sementara user sudah tahu dan yakin pasti dengan apa yang akan dan telah dibukanya, tidak perlu live preview, disamping alasan bahwa secara sengaja ataupun tidak sengaja, sering cursor mouse kita akan melewati area taskbar dan muncullah live preview ini sehingga malah menutupi sebagian area kerja atau window yang sedang aktif, sementara “hilangnya” kemunculan ini pun tidak cepat, sehingga dirasakan betul-betul mengganggu. Bila ingin tahu berapa banyak orang yang ingin supaya fitur ini dimatikan, kita bisa google “disable live preview windows 7” dan lihat hasil yang ditawarkan dan solusi yang diajukan tidak memuaskan bahkan yang dari situsnya technet punya microsoft sendiri. Read more…

Keistimewaan DIY berhubungan erat dengan korupsi Gayus!

Yogyakarta, 13 Januari 2011

Setelah teramati beberapa waktu ini, sepertinya memang ada hubungan erat antara keistimewaan Yogyakarta dengan kasus korupsi yang diujungtombaki oleh Gayus Tambunan itu. Masyarakat Jogja asli dan pendatang dan sekitarnya, menurut pengamatan penulis, mendukung penuh penetapan sultan sebagai pemimpin Ngayogyokarto Hadiningrat, tanpa PILKADAL (pemilihan kadal), sebagai suatu ujud dari keistimewaan Yogyakarta di wilayah Negara Republik Indonesia. Selama ini yang terjadi adalah Yogyakarta disebut sebagai daerah istimewa, tetapi pada prakteknya tidak ada yang diistimewakan, semuanya sama saja dengan daerah lain di Negara Indonesia; ada gubernurnya, ada pemilu kadalnya, dan lain sebagainya; tidak ada yang istimewa sama sekali.

Sultan yang dicintai rakyatnya

Hal ini lah yang sedikit banyak membuat gerah sebagian mayarakat yang melek politik, yaitu perihal penyamarataan, penyeragaman, dalam berbagai sendi kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Banyaknya peraturan dan perundangan yang semakin jelas dan kasar menikam dasar negara sebagai warisan para pendahulu negeri ini. Rasanya sebagian golongan dan kelompok kepentingan di negeri ini malah menginginkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika itu dihapuskan saja dari lambang negara Indonesia, bahkan kalau perlu lambang negara juga diganti saja sesuai keinginan mereka yang lebih suka mengimpor ideologi dari Arab atau Amerika. Sebagian kelompok masih memimpikan dan memperjuangkan kembalinya pancasila ke Piagam Jakarta, demi memuaskan hasrat ideologi impor mereka. Kelompok yang lain sibuk memperjuangkan penyeragaman dalam hal ibadah. Mereka mendesak pemerintah untuk membubarkan kelompok lain yang tidak sepaham dengan cara beribadah mereka. Jakarta pun sudah tidak punya jati diri lagi. Mereka diombang-ambing oleh kepentingan berbagai kelompok. Tidak ada lagi yang namanya kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok atau golongan. Yang terjadi adalah yang sebaliknya, kepentingan golongan yang kuat di atas kepentingan golongan minoritas. Read more…

Ciri-ciri Manusia Dilihat dari Kentutnya (Versi Jawa)

=== Ciri-cirine WONG Seko ENTUTE ===

  1. Wong sing ORA JUJUR: Wong sing yen ngentut ora ngaku nanging malah ngarani wong liyo.
  2. Wong sing BODHO: Wong sing ngempet ngentut nganti  jam-jaman.
  3. Wong sing JEMBAR WAWASAN’E: Wong sing ngerti kapan kudu ngentut.
  4. Wong sing SENGSORO: Wong sing pengin banget ngentut ning ora iso ngentut.
  5. Wong sing NYOLOWADI: Wong sing nek ngentut wong liyo ora ono sing ngerti.
  6. Wong sing GUGUPAN: Wong sing ujug-ujug ngendheg entute ono ing satengahe ngentut.
  7. Wong sing PRACOYO DIRI: Wong sing ngiro lan rumongso menowo entute dhewe ambune mesti wangi.

    Sing ngentut biasane sing ora nutupi irunge

  8. Wong sing SREI: Wong sing nek ngentut terus dikibasake marang koncone.
  9. Wong sing ISINAN: Wong sing nek ngentut terus keisinan dhewe.
  10. Wong sing LAMIS: Wong sing nek ngentut ono ing ngarep’e wong liyo iso nylamurke entut’e nganti wong liyo ora kepikiran maneh.
  11. Wong sing ORA GELEM RUGI: Wong sing menowo bubar ngentut terus nyerot ambegan jero-jero dienggo ngganti entute sing metu.
  12. Wong sing GEMI: Wong sing yen ngentut metune diatur sethithik-sethithik.
  13. Wong sing GUMEDHE: Wong sing seneng ngambu entute dhewe.
  14. Wong sing SEMANAK: Wong sing seneng ngambu entute wong liyo.
  15. Wong sing KOKOT BISU: Wong sing nek ngentut malah mendhelik lan ngamuk-ngamuk.
  16. Wong sing IJIH MBOCAHI: Wong sing senenge ngentut ono ing njero banyu kareben iso ngematno munine blekuthuk-blekuthuk. Read more…

Membuat “Quick Launch” di Windows 7

Setelah memakai Windows 7 beberapa lama, sebagian dari kita mungkin tidak terlalu menyukai fitur docking atau mode Pin to Taskbar sebagaimana fitur standar yang diberikan oleh Windows 7.

Standard Taskbar Windows 7

Sebagian dari kita (termasuk penulis) merindukan dan menginginkan kembali fitur normal taskbar termasuk fitur Quick Launch seperti yang diberikan Windows XP.

Butuh yang seperti ini?

Memang, secara teknis ada beberapa kerugian yang timbul dari fitur baru windows 7 tersebut disamping keuntungannya. Kerugian tersebut antara lain adalah kita harus mengarahkan mouse atau klik ke dock item tersebut untuk mengetahui aplikasi apa saja yang sedang berjalan. Sementara dengan taskbar normal kita bisa melihat langsung dalam sekejap aplikasi yang sedang berjalan  termasuk kadang file yang sedang dibuka pada aplikasi tersebut. Kerugian kedua, dari survei ke banyak pemakai ternyata dengan sistem dock tersebut banyak pemakai yang tidak “aware” terhadap aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan, karena tidak kentaranya beda antara shortcut yang sekedar dipin di taskbar tetapi tidak aktif dengan yang aktif dan sedang menjalankan aplikasi. Kerugaian ketiga yang sering ditemui adalah pengelompokan semua file yang dibuka ke dalam group aplikasi, sehingga jika kita membuka 3 file MS Word misalnya, maka kita harus mellihat ke ikon MS Word di taskbar dan memilih page mana dari ketiganya yang ingin kita buka. Ini kurang efisien. Sementara dengan meetode tanpa grouping, kita bisa melihat langsung ketiga takbar MS Word tersebut dan langsung mengklik halaman yang kita perlukan. Read more…

Memperbesar Font di Windows 7 Tanpa Mengubah dpi

Memperbesar Huruf, Mengganti Jenis Huruf, Mengganti Warna Latar Windows 7

Memperbesar tampilan huruf pada windows sebenarnya adalah kebutuhan yang sangat penting bagi sebagian kita yang mempunyai keadaan seperti berikut ini:

Memiliki monitor dengan luas area yang relatif sempit tetapi memiliki resolusi yang sangat tinggi. Misalnya saja pada Dell XPS 1645 yang mempunyai layar “hanya” selebar 15” (diagonal) tetapi memiliki resolusi Full HD 1920×1080 pixels. Kelebihan full HD ini akan berdampak semua tulisan di Windows nampak kecil-kecil sehingga terlalu melelahkan untuk dibaca. Ada beberapa merk notebook “mahal” seperti sony (salah satu model dari seri TZ) yang bahkan ukuran layarnya hanya 13” dengan resolusi Full HD 1920×1080 pixel, bisa kita bayangkan betapa kecil-kecilnya tulisan di komputer premium itu (Juga pada Sony VAIO seri P contohnya).

Ada cara sederhana maupun cara konyol untuk memperbesar tulisan di layar di windos 7. Cara sederhana adalah dengan cara memperbesar prosentase ukuran dpi (dot per inch) dengan menggunakan  menu bawaan windows di Personalize>Display kemudian set text size di 125% atau memakai custom percentage.

Medium font size

Dua pilihan, 100% atau 125%

Atau jika memakai custom percentage: (bisa diatur lebih leluasa lagi)

custom dpi

Mengatur prosentase dpi (custom)

Tetapi kalau kita perhatikan lebih seksama cara ini tidaklah sama seperti yang dilakukan oleh Windows XP. Cara memperbesar persentase ukuran font ini ternyata juga memperbesar komponen lain selain font. Ukuran blok menu, toolbar, ribon, dan lain sebagainya ternyata juga ikut menjadi besar, sehingga secara langsung mempersempit “area kerja” kita, karena windows frame dan font-fontnya menjadi melebar semua, sementara dulu yang dilakukan Windows XP adalah hanya memperbesar ukuran font saja, tanpa memperbesar blok. Read more…

Merapi Tak Pernah Ingkar Janji

Yogyakarta, 6 November 2010, 30 kilometer dari puncak Merapi.

“Bencana” yang indah! Aktivitas vulkanik Gunung Merapi bukan bencana!

Kenapa disebut bencana? Apakah semestinya Gunung Merapi yang memuntahkan lahar itu disebut bencana? Bukankah hal itu sudah diketahui semua orang bahwa secara berkala ia akan “berbuat” seperti itu? Lalu kenapa ketika ia benar-benar melakukannya kemudian disebut bencana?

Ada seorang anak SD selalu minta uang saku Rp.5.000,- kepada orang tuanya ketika berangkat ke sekolah, itu sudah kebiasaan yang diketahui dan “disetujui” pihak orang tua dan anak.Ketika esok pagi anak itu minta uang saku Rp.5.000,- untuk berangkat ke sekolah, apakah itu suatu bencana sedang terjadi?

Apakah gunung Merapi berjalan mendekati perkampungan penduduk? Apakah baru sekali ini ia melakukan aktivitas vulkaniknya itu? Apakah ia melakukannya tiba-tiba tanpa memberi tanda-tanda? Apakah manusia tidak tahu apa yang harus dilakukannya ketika Merapi sedang melakukan kebiasaannya tersebut? Kalau jawabannya tidak, lalu siapa yang latah menyebut kejadian letusan Merapi ini sebagai bencana? Bukankan Merapi sudah melakukan kebiasaannya itu sejak jaman ketika bahkan pulau ini belum berpenghuni sekalipun?

Merapi termasuk Gunung berAPI

Baiklah kita lihat secara obyektif; Merapi memberikan kesuburan paling prima bagi setiap jengkal tanah dalam lingkarnya, itulah sepertinya mengapa ribuan orang mengerumuni lereng Merapi, demi hasil tanah yang diberikan bumi. Setiap tahunnya; berapa ribu ternak telah dihidupi oleh rumput Merapi? Berapa ribu jiwa hidup dari berkah yang diberikan Merapi melalui tongkat kayu yang jadi tanaman? Berapa ribu kilometer badan jalan telah dibangun dengan pasir dan batu dari Merapi. Berapa juta rumah dan bangunan telah berdiri dari pasir dan batu dariMerapi? Berapa juta orang yang telah tinggal nyaman di dalam rumah-rumah itu?Tentunya mereka tidak perlu lupa atas semua kebaikan yang diberikan gunung yang eksotis ini. Read more…