Posts from the ‘Kesehatan’ Category

Susu justru menyebabkan osteoporosis

1 Februari 2011

Pendapat ini tercantum dalam buku best seller karya Prof dr Hiromi Shinya, The Miracle of Enzyme-Self-Healing Program, yang tahun 2008 telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan diterbitkan Qanita, anak perusahaan Mizan. Hingga tahun ini, buku itu telah mengalami cetak ulang beberapa kali. Tak kurang dari pengusaha Ciputra amat memercayai isi buku itu, sampai pernah mengadakan seminar untuk warga usia lanjut di rumahnya dengan pembicara seorang dokter yang menguraikan pokok-pokok isi buku Shinya.

Dalam bukunya itu, Shinya yang guru besar kedokteran Fakultas Kedokteran Albert Einstein di Amerika Serikat menulis demikian: ”Satu miskonsepsi umum yang terbesar mengenai susu adalah bahwa susu membantu mencegah osteoporosis. Oleh karena jumlah kalsium dalam tubuh kita berkurang seiring dengan usia, kita diberi tahu untuk minum susu yang banyak untuk mencegah osteoporosis. Namun, ini adalah sebuah kesalahan besar. Minum susu terlalu banyak sebenarnya menyebabkan osteoporosis.” Read more…

Musik Klasik Tidak Membuat Bayi Menjadi Cerdas

1 Februari 2011

Berdasarkan riset terbaru, tidak ada bukti yang cukup untuk mendukung apa yang disebut “efek Mozart”, yang menghubungkan musik klasik Mozart dengan kemampuan kognitif. Seperti dilaporkan HealthDay News, suatu penelitian telah memperdebatkan sekaligus mematahkan hasil riset terdahulu yang memperlihatkan hubungan antara mendengarkan musik Mozart dan peningkatan kemampuan otak. Hasil studi pada 1993 yang diterbitkan di jurnal Nature menunjukkan bahwa mendengarkan musik Mozart akan meningkatkan kemampuan kognitif. Alhasil, riset ini lalu memicu para orangtua untuk memperkenalkan bayi dan anak kecilnya pada musik klasik, serta pengusaha berlomba menjualnya ke berbagai sekolah, pusat perawatan siang hari dan orangtua.

Namun, hasil kajian terbaru para ilmuwan Austria tidak menemukan bukti signifikan kalau mendengarkan musik Mozart memberi pengaruh pada kemampuan kognitif seseorang. Read more…

ASI Tidak Membuat Bayi Menjadi Cerdas

1 Februari 2011

Ini temuan yang menghancurkan mitos bahwa ibu menyusui membuat   anak-anak lebih pintar. Namun, justru lingkungan keluarga dan stimulasi bayi adalah kunci untuk   kecerdasan yang baik.   Hal ini dipaparkan ilmuwan University of Southampton (Inggris).   Para peneliti mengikuti anak-anak sejak lahir sampai empat   tahun untuk menyelidiki hubungan antara menyusui   dengan penggunaan susu formula yang mengandung asam   docosahexaenoic (DHA) pada masa bayi, dan kinerjanya   dalam tes kecerdasan.   Para peneliti menemukan bahwa setelah mereka   memperhitungkan pengaruh kecerdasan ibu dan tingkat   pendidikan ternyata tidak ditemukan hubungan antara   perkiraan total asupan DHA pada masa bayi dan IQ anak-anak.

Dr Catharine Gale, yang memimpin studi, mengatakan: “Studi ini membantu menghilangkan beberapa   mitos seputar DHA. Read more…