16 Februari 2011

Artikel ini ditulis sebagai tambahan atau pelengkap berbagai informasi serupa yang sudah ada di Internet. Akhir-akhir ini pun masih marak penipuan melaui facebook berkedok toko online yang menjual barang barang bagus dengan harga fantastis, mulai motor,  baju, jacket, tas, sepatu, Apple mac book, kamera, laptop, dan berbagai gadget lainnya yang sangat diinginkan dan dibutuhkan para netter.  Bagi kita yang aktif bergabung dalam komunitas tertentu di Internet, sebut saja kaskus misalnya, biasanya akan lebih cepat mendapat informasi seperti ini sehingga terhindar dari kerugian. Tetapi juga jangan salah, bayak juga di antara mereka yang sudah tertipu jutaan rupiah, akan tetapi kemudian mereka berbaik hati untuk membagikan pengalaman buruk mereka kepada komunitas, sehingga pihak lain tidak ikut terjerumus.

Contoh gadget yang ditawarkan Online Shop

Tragisnya, di Facebook biasanya para penipu itu mempunyai daftar friend hingga ribuan, dan dalam setiap postingnya mereka akan men-tag friend yang juga memiliki banyak teman juga. Bisa dibayangkan betapa efektifya langkah penipuan mereka dibandingkan penipuan sms “Beliin mama pulsa…!”. Uang yang dimainkan pun tidak sekecil penipuan pulsa yang hanya puluhan ribu rupiah, tetapi sudah sangat banyak netter yang mentransfer uang hingga jutaan rupiah dan baru kemudian gigit jari. Hati-hati!

Dengan banyaknya orang yang meng-add atau meng-approve mereka sebagai friend, itu artinya sebenarnya masih banyak juga netter yang belum sadar kalau dirinya adalah calon korban potensial bagi para penipu itu. Nanti bisa kita lihat satu per satu link-link daftar di bawah untuk mengetahui jumlah friend mereka, jumlahnya fantastis!

Hebatnya, pelaku biasanya juga membuat disclaimer dalam profilnya yang menyatakan tidak ada tindak penipuan dalam transaksinya, untuk meyakinkan calon korban bahwa mereka toko professional. Mereka juga menyediakan nomor telepon yang dapat dihubungi secara langsung kapan saja. Bahasanya pun hangat dan lihai melakukan penjebakan dengan cara apapun. Juga info meyakinkan bahwa pembeli bisa mengecek barangnya lewat layanan pengiriman barang seperti Tiki JNE. Bahkan terjadi juga mereka memasang foto toko lengkap dari segala sisinya termasuk alamatnya, setelah dicrosscheck oleh anggota komunitas yang dekat dengan TKP ternyata itu adalah toko elektronik milik orang lain yang sama sekali tidak membuka online shop lewat facebook.

Seperti ini contoh disclaimer yang mereka buat: Read more…

Advertisements